This is an Indonesian-English bilingual entry.

Malmö. Nama ini mungkin lebih akrab di telinga para penggemar sepakbola karena merupakan kota kelahiran Zlatan Ibrahimovic dan tempat pesepakbola Swedia itu mengawali karirnya. Dengan wilayah pusat kota yang tidak terlalu besar dan waktu tempuh yang singkat, Malmö dapat menjadi tujuan day trip, atau bahkan half-day trip, dari Copenhagen, Denmark.

Malmö is probably better known as the city where Zlatan Ibrahimovic was born and began his football career. With its compact city centre area and very close distance, Malmö can be a destination for a day trip, or even half-day trip, from Copenhagen in Denmark.

Tentang Malmö / About Malmö

Malmö adalah salah satu kota di Scania, atau Skåne, provinsi paling selatan Swedia. Provinsi ini termasuk dalam wilayah Greater Copenhagen yang juga mencakup wilayah timur Denmark. Malmö, kota terbesar ketiga di Swedia, membanggakan diri sebagai kota internasional. Sekitar 300.000 penduduknya berasal dari 170 negara berbeda.

Malmö is a city in Scania, or Skåne, Sweden’s southernmost province. Scania is part of the so-called Greater Copenhagen that also includes eastern Denmark. The third largest Swedish city, Malmö prides itself as an international city. Its 300,000 residents hail from 170 countries and regions around the globe.

malmo10

Bagaimana ke Malmö / How to get to Malmö

Berkat Jembatan Öresund yang menghubungkan Swedia dan Denmark sejak tahun 2000, akses ke jantung kota Malmö dari pusat kota maupun bandara Copenhagen dan sebaliknya menjadi sangat mudah. Normalnya hanya butuh waktu 30 hingga 60 menit, tergantung moda transportasi yang digunakan. Tetapi sejak krisis pengungsi melanda Eropa tahun 2015 lalu, total waktu tempuh bertambah dan kenyamanan penumpang berkurang lantaran diterapkannya prosedur pemeriksaan tanda pengenal, baik di wilayah Denmark atau Swedia.

Access to the heart of downtown Malmö from Copenhagen city centre or airport is very easy thanks to the Öresund Bridge that has connected Sweden and Denmark since 2000. Normally it takes 30 to 60 minutes to travel between the two cities, depending on the mode of transportation. However, in the wake of the 2015 European migrant crisis, travel time has lengthened and travellers’ comfrot reduced due to ID checks being applied on both the Danish and Swedish sides.

Kalaupun berencana menginap di Malmö, masuk dengan jalur udara tetap jauh lebih mudah melalui bandar udara Copenhagen di Denmark sebab bandara Malmö hanya untuk maskapai-maskapai regional. Dari wilayah Asia Tenggara, Singapore Airlines dan Thai Airways melayani penerbangan langsung ke Copenhagen melalui Singapura dan Bangkok. Rute Jakarta-Copenhagen juga dilayani oleh Emirates, Qatar Airways dan Turkish Airlines melalui bandara-bandara utama di kawasan Timur Tengah.

Even if you plan to stay in Malmö, getting in by air is far easier through the Copenhagen Airport in Denmark because Malmö’s airport is limited to regional airlines. From Southeast Asia, Singapore Airlines and Thai Airways have direct flights to Copenhagen from Singapore and Bangkok. The Jakarta-Copenhagen route is also served by Emirates, Qatar Airways and Turkish Airlines with stopover at major airports in the Middle East.

malmo02

Transportasi di Malmö / Public transportation in Malmö

Malmö memiliki jaringan bus kota yang ekstensif dan terintegrasi dengan tiga stasiun kereta utama di pusat kota, yaitu Centralen (stasiun pusat), Triangeln dan Hyllie. Bus lokal Malmö berwarna hijau. Sejumlah rute dilayani oleh bus-bus gandeng.

Malmö has an extensive city bus network that is integrated with the three main stations in the city area, namely Centralen (central station), Triangeln and Hyllie. Malmö’s local buses are painted green, and some routes are served by articulated bus.

Tersedia 24- dan 72-timmarsbiljett, yakni tiket terusan untuk naik bus dan kereta dalam kota yang berlaku selama 24 dan 72 jam. Harga untuk satu orang dewasa masing-masing sebesar 65 dan 165 kronor.

The 24- and 72-timmarsbiljett are through-tickets for bus and train rides within the city area and are valid for 24 and 72 hours. Prices for an adult ticket are 65 and 165 Swedish crowns respectively.

Malmö Centralstation

Stasiun pusat Malmö ini sering disingkat menjadi Malmö C dalam kapasitasnya sebagai stasiun kereta regional dan internasional, atau Centralen jika sebagai terminal bus kota. Bus-bus jarak jauh, termasuk dari Copenhagen, tiba dan berangkat dari jalan Norra Vallgatan di seberang kanal di depan stasiun.

The Malmö Central Station is often called Malmö C in reference to its function as a regional and international train station, or Centralen if being referred to as one of the local bus stops. Long-distance buses, including those from and to Copenhagen, arrive and depart from Norra Vallgatan Street across the canal in front of the station.

Bangunan stasiun sendiri adalah salah satu objek menarik di Malmö. Meski bangunan utamanya yang didominasi bata merah masih mencerminkan gaya tahun 1856 ketika stasiun ini pertama kali dibuka, annex di sisi utara yang berdinding dan beratap kaca seolah mewakili modernitas kota.

The station building is itself an interesting object. While the red brick main building still reflects the architectural style of 1856 (the year the station was first opened), the northern annex has glass walls and roof, as if represents the city’s modernity.

malmo04

Fasilitas stasiun terbilang lengkap. Mulai dari berbagai kafe dan restoran, minimarket, money changer, hingga apotek. Jaringan WiFi juga dapat digunakan secara gratis. Tersedia pula ruang mandi dan toilet berbayar. Jika tidak punya krona Swedia, pembayaran dapat dilakukan dengan kartu kredit. Krone Denmark juga diterima, walau tentu saja pengunjung yang rugi sebab nilai krone lebih tinggi dari krona.

There are several facilities in the station including a number of cafe and restaurants, convenience store, currency exchange and chemist’s. WiFi network is available free of charge. There are also paid shower rooms and toilets. Payment can be made by card and it is also possible to pay by cash in Danish crowns, though you should note that the Danish crowns actually has higher value than Swedish crowns.

Yang harus diwaspadai adalah pencopet yang kabarnya kerap beraksi di stasiun. Otoritas setempat bahkan sampai merasa perlu memuat pengumuman agar pengunjung waspada pada papan penunjuk jadwal kereta.

Travellers at the station should also be aware of pickpockets. Local authorities even deem it necessary to put warnings on the train schedule boards.

Alun-alun dan taman kota / City squares and parks

Area kota tua Malmö—disebut Gamla staden—terdapat di sebelah selatan stasiun pusat serta dikelilingi kanal yang bermuara di Selat Öresund. Inilah jantung kota Malmö, kota yang telah berusia lebih kurang 750 tahun. Pusat keramaian Gamla staden tersebar di empat alun-alun utama kota.

Malmö old town area—called Gamla staden—is located south of the central station and is surrounded by canals that end in the Öresund. This is the heart of Malmö, a city with around 750 years of history. The crowds in Gamla staden can be found around the old town’s four squares.

malmo05

Stortorget (big square), sesuai namanya, merupakan alun-alun terbesar di kota. Di sini terdapat Balai Kota Malmö serta patung Raja Karl X Gustav yang berdiri tepat di tengah alun-alun. Terhubung dengan sisi barat daya Stortorget, Lilla torg (little square) adalah salah satu tempat favorit warga setempat untuk bersantai di musim panas. Restoran, kafe dan bar berbaris mengelilingi keempat sisi alun-alun ini. Di sebelah selatan Stortorget dan Lilla torg terdapat alun-alun besar yang diberi nama Gustav Adolfs torg untuk menghormati Raja Gustav IV Adolf yang berjasa membangun Malmö. Sejumlah air mancur dan patung menghiasi alun-alun, sedangkan di sisi barat terdapat taman pemakaman tua Gamla kyrkogården. Terletak agak terpisah, di salah satu sudut Gamla staden terdapat Drottningtorget (queen square), yang dinamakan demikian untuk menghormati Ratu Fredrika, istri Raja Gustav IV Adolf. Alun-alun ini kerap digunakan untuk menggelar flea market.

Stortorget (big square), as its name suggests, is the largest square in the city. It is where the Malmö City Hall can be found, with the statue of King Karl X Gustav stands right in the centre of the square. Directly connected to the southwest side of Stortorget, Lilla torg (little square) is one of the locals’ favourite spot to hang out during summer days. Restaurants, cafes and bars stand side-by-side along the square’s four sides. To the south of Stortorget and Lilla torg is a large square called Gustav Adolfs torg, named after King Gustav IV Adolf who is highly revered for his contribution to the development of Malmö. Several fountains and statues can be found around the square, and on its west side there is an old cemetery called Gamla kyrkogården. Located a little apart from the other squares is Drottningtorget (queen square), named after Queen Fredrika, consort of Gustav IV Adolf. The square is frequently used for flea market.

Tetapi Malmö sebenarnya lebih dikenal sebagai kota taman. Berbagai taman besar maupun kecil, di tengah kota maupun pinggir laut, yang sudah berumur ratusan tahun maupun yang sangat modern, dapat ditemui di kota ini. Kungsparken, Slottsparken, Pildammsparken yang amat luas, taman rakyat Folkets Park, dan Scaniaparken di tepi Selat Öresund hanyalah sebagian dari taman-taman yang ada di Malmö.

But Malmö is actually better known as a city of parks. Parks large and small, parks in the middle of the city and by the sea, parks that are hundreds years old and that are very modern can be found in the city. Kungsparken, Slottsparken, the vast Pildammsparken, the people’s park called Folkets Park, and Scaniaparken by the Öresund are just some of the parks that Malmö has.

This slideshow requires JavaScript.

Turning Torso

Turning Torso adalah nama gedung pencakar langit yang diresmikan pada Agustus 2005. Lokasinya di sebelah barat laut stasiun pusat Malmö, di daerah bernama Västra hamnen yang sedang dikembangkan menjadi kawasan elit. Bus lokal nomor 2 berhenti beberapa meter dari gedung, di halte Turning Torso, hanya empat stop dari Centralen.

Turning Torso is the name of a skyscraper. Opened in August 2005, it is located northwest of the Malmö Central Station, in Västra hamnen, an area that is being developed to become a posh neighbourhood. Local bus No. 2 stops a few metres from the building, at a bus stop named Turning Torso, just four stops away from Centralen.

Dengan tinggi 190 meter, Turning Torso merupakan gedung tertinggi di Scandinavia. Yang menarik dari gedung ini adalah bentuknya yang tidak lurus melainkan meliuk, sehingga tampak seperti “keseleo”. Ke-54 lantai gedung dibagi menjadi sembilan ruas, di mana setiap ruas memuntir dengan sudut tertentu dari ruas di atas atau bawahnya.

At 190 metres high, Turning Torso is the highest structure in Scandinavia. The interesting feature of the building is its “twisted” shape. The building’s 54 floors are divided into nine sections, with each section twisted to a certain degree from the sections below or above it.

Dua ruas terbawah gedung diperuntukkan sebagai ruang perkantoran, sedangkan selebihnya—kecuali dua lantai teratas yang disewakan untuk tempat rapat dan konferensi—merupakan apartemen tempat tinggal. Demi keamanan dan kenyamanan penghuni, Turning Torso tidak dibuka untuk umum sehingga pengunjung harus puas hanya dengan melihat-lihat dari luar.

The two bottom-most sections are office spaces while the others—except the two top-most floors which are rented venues for meetings and conferences—are residential apartments. Turning Torso is not open for public to ensure the security and comfort of its tenants.

Meski area bangunan tidak luas, mengambil foto di sekitar kaki gedung tidak akan kekurangan pemandangan. Bentuknya yang memuntir menawarkan sudut pandang yang berbeda pada setiap sisinya. Dan, gedung ini dibangun di tengah-tengah sebuah kolam, dengan sebuah jembatan sebidang untuk mengakses lobi gedung. Dari segi lokasi pun Turning Torso menawarkan banyak hal menarik di sekitarnya, mulai dari bangunan dengan arsitektur “ajaib” a la Scandinavia hingga pemandangan laut di Selat Öresund.

There are so many angles for photography around the base. The twisting structure of the building offers different views on each of its sides. What is more, the tower is built in the middle of a pond, with a kind of bridge to access the lobby area. Even in terms of location Turning Torso has many interesting spots in its neighbourhood, from buildings of unique designs that are typical Scandinavian to the seascape of the Öresund.

malmo11

Emporia

Mall Emporia adalah ikon modern lainnya yang ada di Malmö. Lokasinya memang cukup jauh dari pusat kota, tetapi akses sangat mudah karena berada tepat di seberang Stasiun Hyllie yang disinggahi kereta jurusan Copenhagen-Malmö Centralstation. Bus lokal nomor 8 dari Centralen juga berhenti tepat di depan stasiun.

Emporia, a shopping mall, is another of Malmö’s modern icons. It is rather far from the city centre, but has convenient access due to its location right across the street from Hyllie Train Station, one of the stops for trains that run between Copenhagen and Malmö Centralstation. Local bus No. 8 from Centralen also stops right in front of the station.

Emporia dibuka pada Oktober 2012 dengan menempati lahan seluas 93.000 meter persegi, berhadapan dengan Malmö Arena yang sering menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan olahraga dan konser musik. Bangunan mall berbentuk balok yang dilapisi kaca berwarna amber. Namun bagian gedung di area pintu utama membentuk setengah lingkaran dan bagian atasnya tampak seakan-akan meleleh. Interior mall yang diisi lebih dari 200 toko tak berbeda dengan mall pada umumnya. Yang unik adalah tangga atau eskalator-eskalator yang menandai enam zona tematik bewarna-warni: Bärnstenstorget (amber square), Havstorget (marine square, biru muda), Blomtorget (flower square, hijau), Röda torget (red square), Rosa torget (pink square) serta Indigotorget yang berwarna biru tua.

Emporia was opened in October 2012. It covers a 93,000 square metres area in front of the Malmö Arena, home to various sporting and music events in the city. The mall has square shape and amber-coloured glass walls, but the part of the building in the main entrance forms a kind of chasm and appears as if “melting”. The interior, along with more than 200 tenants that occupy the mall, is no different from other modern shopping centres. A unique feature of Emporia is the colourful staircases and escalators that can be found around the mall’s six thematic zones: Bärnstenstorget (amber square), light blue Havstorget (marine square), green-coloured Blomtorget (flower square), Röda torget (red square), Rosa torget (pink square) and dark blue Indigotorget.

Yang juga menjadi daya tarik Emporia adalah ruang terbuka di atap gedung yang luasnya hampir sama dengan luas empat lapangan sepakbola. Area rooftop bebas diakses pengunjung mall untuk bersantai maupun menikmati pemandangan sekitar. Turning Torso serta Jembatan Öresund yang menghubungkan Swedia dan Denmark tampak jelas dari sini.

Another unique feature of Emporia is its outdoor rooftop area that covers a space equal to nearly four football fields put together. The rooftop area is freely accessible to patrons to just relax or enjoy the surrounding views. Turning Torso as well as the Öresund Bridge between Sweden and Denmark are clearly visible from here.

Mall memang sudah banyak di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia. Apalagi harga barang di Scandinavia tergolong mahal, meski merk lokal sekalipun. Namun tak ada salahnya mengunjungi Emporia sebab mall ini mempunyai keunikan yang khas Scandinavia.

malmo15

Advertisements